Stres & Depresi saat Kuliah Bisa Picu Bunuh Diri, Nih Solusinya!

RILISKERONCONGANTAR.COM - Hai Keronconganers ! Sebagian orang mungkin merasakan betapa indahnya masa perguruan tinggi mereka. Tetapi mungkin di luaran sana ada yang merasa tertekan dengan perguruan tinggi.
Mungkin tertekan akibat tugas-tugas kuliah, ujian semester, atau faktor eksternal lain seperti teman-teman kuliah yang kerap memojokkan, atau senior yang kerap melakukan bullying.
Padahal stres atau depresi dampaknya sangat tidak sehat bagi kesehatan mental dan fisik. Bahkan, depresi bisa memicu seseorang untuk bunuh diri. Tentunya bunuh diri bukan lah suatu solusi. Masih banyak kegiatan yang bisa kamu lakukan untuk mengusir rasa stres atau depresi dengan cara sederhana.
Bagaimana caranya? Berikut keronconganers kegiatan yang bisa Anda ikuti berdasarkan data yang berhasil  didapat dari berbagai sumber, Minggu (23/7/2017).
Membaca puisi dan dengarkan musik
Mungkin kedengarannya aneh dan tak lazim, tapi percayalah membaca buku puisi atau fiksi yang menyenangkan sambil mendengarkan lagu-lagu kesukaanmu, bisa mengurangi kadar stres dalam diri. Kamu juga bisa memilih puisi, kisah, atau musik sedih agar kamu merasa tidak menderita seorang diri.
Menonton acara lucu
Mengurangi rasa stres dengan menonton serial atau acara lucu di saluran tv atau Youtube bisa kamu lakukan untuk mengurangi rasa stres, atau sedikit mengangkat bebanmu dari perasaan sedih. Dengan menonton humor, kamu akan tertawa dan merasakan relaksasi di pikiranmu. Humor, juga jadi rekomendasi yang tepat untuk menangani stres daripada kamu harus melarikan diri dari masalah lewat narkoba dan alkohol.
Hindari konsumsi narkoba dan alkohol
Mungkin pernah terlintas di pikiranmu untuk mengonsumsi narkoba atau paling tidak minum untuk mengurangi beban di kepalamu dan melupakan sedikit beban-beban tugas yang kamu emban. Namun, percayalah narkoba dan alkohol malah akan membawamu ke masalah lainnya, misalnya kesehatan organ dalam.
Kunjungi psikolog atau unit konsultasi mental
Universitas biasanya memiliki unit kesehatan mental untuk menangani stres dan depresi yang dialami mahasiswanya. Tetapi, di Indonesia, baru sedikit yang memiliki unit kesehatan semacam ini. Cobalah kamu kunjungi psikolog untuk membicarakan masalahmu. Atau bila terkendala biaya, lakukanlah riset kecil-kecilan di media sosial atau di kolom pencarian. Biasanya, ada yang menyediakan layanan konsultasi ini secara gratis.
Bicarakan dengan dosen
Stres dan depresi bisa membuat nilai akademikmu terganggu. Bila ini terjadi, segeralah berkonsultasi dengan dosenmu. Mungkin seorang dosen akademik yang kamu percaya atau dosen wali-mu. Mereka akan menyediakan advice atau nasihat yang setidaknya bisa kamu ikuti.
Selamat mencoba!