Orang-orang Superkaya dan Ambisi Mengubah Dunia

RILIS.KERONCONGANTAR.COM - Hai keronconganers ! Tidak ada yang pernah menyangka upaya mengubah dunia seperti meluncurkan pesawat ke luar angkasa.

Beberapa waktu lalu, miliarder dan pengusaha Elon Musk mewujudkan itu dengan uji coba meluncurkan roket Falcon Heavy dan berhasil.

Musk berambisi mengirim manusia ke Mars dan memastikan hajat hidup umat manusia dalam jangka panjang. Namun, bukan hanya Musk, sederetan orang superkaya lainnya juga memiliki ambisi mengubah dunia agar lebih baik.

Mengutip The Economist, Jumat (16/2/2018), CEO dan pendiri Facebook Mark Zuckerberg pun beberapa waktu lalu menyatakan keinginannya untuk mengobati dan mencegah semua penyakit yang menjangkiti manusia secara serius.

Zuckerberg juga berencana mengubah pola pendidikan agar anak-anak ke depan dapat 100 kali belajar lebih banyak dibandingkan generasi sebelumnya.

Adapun pendiri Microsoft Bill Gates berkomitmen menyumbangkan sebagian besar kekayaannya untuk inisiatif amal dan sosial. Tak hanya itu, ia juga ingin membasmi penyakit polio dan malaria.

Ambisi para miliarder untuk mengubah dunia sebenarnya bukan hal baru. Seabad lampau, John D Rockefeller, Andrew Carnegie, dan Henry Ford memupuk kekayaan, kemudian mendirikan yayasan untuk mencerahkan masyarakat serta memastikan perdamaian dunia setelah mereka tutup usia.

Langkah ini, yang disebut sebagai "sunset philantrophy," juga dilakoni oleh Gates dan sejumlah miliarder lainnya, termasuk investor kawakan Warren Buffett melalui gerakan The Giving Pledge.

Gerakan ini mendorong para miliarder menyumbangkan sebagian besar kekayaan mereka sebelum atau setelah wafat untuk kegiatan amal.

Namun, kondisi yang terjadi pada miliarder yang lebih muda seperti Zuckerberg atau Musk adalah bukan memupuk kekayaan dulu kemudian pensiun dan menyumbangkan kekayaan. Mereka mulai menyumbangkan kekayaan sambil kekayaan terus mengalir ke pundi-pundi mereka.

Namun demikian, ternyata upaya-upaya luhur para miliarder untuk mengubah dunia ini juga menuai sejumlah kritik.

Ada pihak yang menyatakan bahwa sebenarnya upaya filantropi para miliarder ini merupakan upaya untuk memantik peran pemerintah.

Sebagai contoh, inisiasi pengentasan penyakit atau mengirim manusia ke Mars tentu saja butuh koordinasi dan kerja sama dengan pemerintah. Upaya para miliarder tersebut pun sebenarnya, menurut beberapa pihak, hanya "umpan" untuk mendorong inovasi.